Rabu, 27 Januari 2021

Sejarah, Visi Misi, dan Kepengurusan Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri

Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri





Sejarah

Tepat pada 22 Juni 2009, Tumbur mendirikan sebuah koperasi yang diberi nama Koperasi Makmur Mandiri (KMM). Dengan gotong royong dari 25 pendiri, koperasi dengan jenis usaha simpan pinjam  tersebut terkumpul modal sebesar Rp500 juta termasuk simpanan pokok dan simpanan wajib.

Dengan semangat terus melayani anggota dengan layanan yang semakin baik, KMM berkembang pesat. Dalam usianya yang ke-11 tahun ini, total asetnya telah mencapai Rp 580 miliar.

Per awal Juli 2020, Koperasi yang berkantor pusat di Suncity Square, Bekasi, Jawa Barat ini telah memiliki 142 kantor cabang yang tersebar di hampir seluruh penjuru Tanah Air dengan jumlah karyawan mencapai 1.300 orang. Dari 142 kantor cabang tersebut, sebanyak 66 kantor miliki sendiri.
Sementara jumlah anggota telah mencapai  56 ribu orang. Dan ditargetkan hingga akhir tahun 2020 ini jumlah anggota bisa tembus 100 ribu orang.

Ketua Koperasi Makmur Madiri, Tumbur Naibaho meyakini semakin banyak masyarakat yang menjadi anggota akan memperkuat permodalan koperasi. Dengan kekuatan modal anggota, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
Untuk mencapai target jumlah anggota, Tumbur terus mengembangkan jaringan kantor. Pada tahun ini KMM berhasil menambah 4 kantor cabang baru, dan akan terus bertambah sesuai dengan kebutuhan.
Sejalan dengan penambahan jaringan kantor, KMM juga telah mengadopsi perkembangan teknologi digital dengan meluncurkan Makmur Mandiri Mobile. Dengan aplikasi digital itu, layanan kepada anggota menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan modern.

Makmur Mandiri Mobile memiliki fitur yang beragam, antara lain penyetoran simpanan maupun pinjaman, permohonan pinjaman, pengajuan menjadi anggota, pembelian pulsa, token, membayar asuransi dan fitur lainnya.

Kinerja usaha pun terus digenjot untuk mencapai target yang telah dianggarkan sampai akhir tahun. Volume usaha ditargetkan mencapai Rp750 miliar dengan jumlah anggota sebanyak 100 ribu orang. Sedangkan modal ditargetkan sebesar Rp185 miliar dengan rasio kecukupan modal sebesar 20% hingga akhir tahun.

Tumbur optimistis target tersebut dapat terealisasi meski dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan akibat ekses pandemi Covid-19. Dukungan dari mitra strategis lembaga keuangan dalam perkuatan permodalan menjadi salah satu alasannya untuk optimistis itu.

KMM pada akhir Mei lalu mendapat kepercayaan dari Kementerian Koperasi dan UKM melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dana Bergulir (LPDB KUMKM) yang memberikan Pinjaman Modal Kerja sebesar Rp50 miliar, namun baru cair Rp40 miliar.

Dana dari LPDB KUMKM ini digunakan khusus untuk membantu modal kerja para anggota. Harapannya, di tengah situasi pandemi Covid 19 ini, usaha anggota dapat cepat bangkit kembali.
Dalam penyaluran pinjaman, KMM tetap fokus untuk kelompok mikro kecil dengan plafon pinjaman di bawah Rp10 juta. Ini disertai dengan jangka waktu angsuran yang pendek rata-rata dibawah 24 bulan. “Kami tetap fokus membiayai usaha anggota di usaha mikro kecil dengan suku bunga yang kompetitif,” ungkap Tumbur.
Penyaluran kredit yang dilakukan KMM disertai dengan prinsip kehati-hatian sebagai bagian dari mitigasi risiko kredit.  Sampai saat ini angka pinjaman bermasalah (non performing loan/NPL) KMM berada di bawah 1,5%. Ini  sebagai bukti risiko pinjaman terkelola dengan baik.

Visi Dan Misi

Visi KSP Makmur Mandiri

Adalah menjadi salah satu koperasi terbaik di Indonesia

Misi KSP Makmur Mandiri

  •  Mencipatakan kesejahteraan bagi para anggota yang berkesinambungan.
  •  Berdaya guna sebagai mitra strategis dan terpercaya bagi anggota.
  •  Berkontribusi dalam perkembangan perkoperasian di Indonesia.
  •  Mengelola Koperasi dan unit usaha secara profesional dengan menerapkan ‘Good Corporate Governance’.

Tujuan KSP Makmur Mandiri

KSP Makmur Mandiri bertujuan untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju adil dan makmur.

Motto KSP Makmur Mandiri

“Maju dan Bertumbuh bersama Anggota”

Semboyan Kerja KSP Makmur Mandiri

““Bekerja dengan Jujur, Ramah, Senyum & Bersahabat””


Kepengurusan


Ketua Pengurus KSP Makmur Mandiri                   Drs. Tumbur Naibaho, MM, FSAI

Wakil Ketua Pengurus KSP Makmur Mandiri         Candra E.N, SE.

Sekretaris 1                                                               : Romulus Harahap, SE. As.

Sekretaris 2                                                               : Mellyda Simbolon, S.Sos.

Bendahara                                                                 : Tumpulina Sitanggang

Ketua Pengawas KSP Makmur Mandiri                   : Ir. Rimmi Butarbutar

Anggota Pengawas KSP Makmur Mandiri               : 1. Dr. Drs. Banuara Nadeak, MM

                                                                                     2. Moch Ali Sadikin, SE

                                                                                     3. Drs. Nelson Naibaho, MM

                                                                                     4. Marolop Habeahan SE,M.Si. MM









Sumber :

https://ppid.depkop.go.id/koperasi-makmur-mandiri-membantu-sesama-dengan-berkoperasi/#:~:text=Tepat%20pada%2022%20Juni%202009,simpanan%20pokok%20dan%20simpanan%20wajib.

https://www.koperasimakmurmandiri.com/index.php

                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar